Pengertian 3D modeler, 3D modeling, dan manfaatnya

Spread the love

Apa pengertian 3D modeler, 3D modeling, manfaatnya dari 3D model, dan juga cara membuat 3D model? Yuk kita coba bahas disini. 

3D Modeler adalah  orang yang menciptakan model 3D, aktivitasnya disebut 3D modeling. Kamu bisa membayangkan seorang modeler sama seperti pemahat/pematung namun dalam dunia digital.

3D modeling sendiri merupakan sebuah tehnik dalam komputer grafis untuk memproduksi representasi digital dari suatu objek dalam tiga dimensi (baik benda mati maupun hidup).

Modeler menggunakan software khusus untuk memanipulasi titik-titik dalam ruang virtual (disebut vertices) untuk membentuk jaringan vertice yang membentuk sebuah objek 3D (mesh).

Model 3D digunakan dalam berbagai media seperti video game, film, arsitektur, ilustrasi, disain mekanik, iklan komersial atau lainnya.

Proses modeling 3D menghasilkan objek digital yang dapat digerakan secara leluasa, membuatnya menjadi salah satu proses yang dibutuhakan dalam karakter animasi dan spesial efek.

Inti dari modeling adalah mesh yang mungkin paling layak dideskripsikan sebagai sekumpulan titik-titik dalam sebuah ruang.

Titik-titik ini dipetakan kedalam sebuah grid 3D dan tergabung menjadi bentuk polygonal, biasanya segitiga (triangles) atau segiempat (quads). Setiap titik atau vertex memiliki koordinat nya masing-masing dalam grid, dengan menggabungkan titik-titik ini menjadi shape, maka permukaan dari suatu objek tercipta.

Sering kali model 3D dipindahkan (export) dari satu software ke yang lain untuk kemudian ditambahkan proses lain yang kkemudian baru dapat digunakan dalam industri film atau game.

Manfaat dan kegunaan 3D modeling 

3D modeling merupakan bagian yang tak dapat dipisahkan dari berbagai industri digital kreatif bahkan industri lainnya juga.

Misal, para arsitek memakainya untuk merencanakan dan mendesain pekerjaan mereka. Animator dan game desainer mengandalkan 3D modeling untuk membawa ide-ide mereka ke dunia nyata.

Dan hampir setiap film Hollywood memakai 3D modeling untuk spesial efek, untuk memotong anggaran, dan mempercepat produksi. Dan sekarang industri film Indonesia pun menggunakannya.

Sebagai contoh, serial HBO terkenal Games of Thrones memakai 3D modeling + animasi untuk peran naganya.  Atau pada film Teenage Mutan Ninja Turtles dimana kostum tokoh utamanya adalah dalam bentuk 3D animasi, atau pada film The Raid 2 pada adegan hujan salju, salju yang turun merupakan produk 3D.

Saat ini sedang ramai 3D printer dimana hasil dari modeling 3D dapat dicetak menjadi nyata misalnya mainan atau action figure.

Objek juga dapat diciptakan melalui 3D scan atau bisa juga sculpting, tapi teknik tersebut memiliki keterbatasan dalam presisi dari hasil akhir modelnya. Akan tetapi, teknik sculpting ini dikalahkan oleh kecepatan 3D scan seperti yang kita ketahui bahwa 3D modeling bisa menjadi proses yang panjang dan memerlukan ketelitian.

Mempelajari 3D modeling cukup memberikan tantangan tersendiri. Kebanyakan dari software yang digunakan sangatlah rumit dan prinsip 3D modeling yang baik sendiri adalah berdasarkan kemampuan seni masing-masing.

Bagaimana Cara membuat Model 3D?

Seorang modeler biasanya memulai dengan membuat objek-objek primitif seperti kubus, bola, atau planar. Objek primitif hanyalah bentuk awal untuk memulai modeling.

Modeler akan membuat berdasarkan bentuk dasar ini dan membentuknya menggunakan bermacam tools modeling. Dalam 3D modeling kita bekerja membuat objek dari bentuk sederhana lalu diteruskan sampai ke bentuk detailnya.

Tutorial pembuatan 3D model 

3D modeling merupakan pekerjan yang memerlukan ketekunan dan ketelitian terutama dalam  penempatan sebuah vertice demi mencapai kontur objek yang diinginkan.

Eksterior dari sebuah mesh terbuat dari polygon yang bisa dipecah menjadi bentuk lebih kecil lagi untuk mendapatkan detail. Pemecahan tersebut sangatlah dibutuhkan jika model 3D akan digerakan dalam animasi.

Sendi manapun yang perlu di tekuk, misalnya bagian lutut kaki atau sikut lengan. Akan memerlukan polygon tambahan supaya menghasilkan animasi yang bagus.

Beberapa tools tersedia untuk mempercepat proses modeling. Banyak program yang menyediakan tehnik mirroring yang membuat modeler mampu menciptakan model yang simetris dengan cukup mengerjakan separuh atau bahkan seperempat dari objek.

Tools lainya bisa membuat deformasi permukaan model secara cepat.

Misalnya, noise texture bisa dipakai merubah permukaan mesh demi mendapat kesan seperti bentuk kulit.

Atau tool subdivision surface untuk mensimulasikan objek highpoly. Dengan cara ini modeler bisa bekerja “tanpa-merusak” mempertahankan bentuk asli modelnya. Khususnya sangat penting ketika membuat model yang kompleks yang memerlukan percobaan-percobaan perubahan bentuk.

Tutorial pembuatan 3D #2

Ketika model 3D sudah selesai, barulah bisa diberi tekstur dan warna.

Texturing model diluar lingkup pembahasan artikel ini, tetapi penting untuk diketahui bahwa tekstur gambar dapat digunakan untuk memalsukan detail permukaan objek model 3D .

Dengan cara ini modeler dapat membuat model terlihat lebih kompleks dari yang sebenarnya. Tehnik ini khususnya sangat berguna dalam pembuatan vidio game dimana mesh yang kompleks akan membuat beban berat CPU dan mengganggu dalam permainan.

Software 3D Modeling Intro

Banyak sekali terdapat program 3D modeling yang dapat kita pilih.

Apakah kamu akan membuat karakter animasi, game aset, atau mendesain sebuah rumah impian, selalu ada program di luar sana yang bisa disesuaikan dengan budget kita.

  1. Software Maya buatan Autodesk adalah standar industri untuk pembuatan 3D modeling dan animasi.   

                            

Jika kamu akan mempelajari 3D modeling di universitas kemungkinan besar ini adalah software yang akan kamu gunakan. Kebanyakan studio profesional akan mencari calon stafnya yang memiliki pengalaman dengan Maya, modeler manapun yang ingin serius masuk ke dalam industri ini sebaiknya mempelajari Maya.

  1. Cinema4D adalah pilihan populer lainya.

                               

Tingkat kesulitanya tidak sesulit mempelajari Maya dan sudah mendukung integrasi yang efisien dengan tools seperti Adobe After Effects, membuatnya menjadi pilihan tepat bagi kamu yang tertarik dengan motion graphics (mograp).

  1. Blender adalah program 3D modeling yang free dan open-source.

Menyediakan toolset yang kuat dan mampu untuk memproduksi aset dan animasi berkualitas profesional. Tanpa dibandrol harga alias gratis.

Tingkat kesulitan Blender cukup tinggi, akantetapi dikategorikan sebagai non-standard dalam industri ini.

  1. SketchUp adalah tool yang cukup populer di kalangan arsitek dan desainer lansekap.

              

 

mengedepankan interface yang ‘easy-to-use’ membuatnya sempurna bagi pemula yang ingin membuat 3D modeling arsitektural.

Masih banyak juga program modeling di luar sana terlebih dengan kemajuan teknologi saat ini yang memungkinkan para produsen menciptakan program-progam untuk membuat 3D.

Sekian dulu penjelasan dari saya, semoga tulisan saya ini bermanfaat untuk teman-teman semua.

terimakasih

 

Instagram

Facebook


Spread the love

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of